‘Om Telolet Om’ Lagi Ngetren, Menteri Budi Kaji Pelarangan  

Jakarta – Menteri Perhubungan bernama Budi Karya Sumadi berkata akan mengkaji rencana pelarangan dalam penggunanaan klakson “telolet” untuk perusahaan otobus. Budi akan mengimbau semuapara pemilik PO tak memakai klakson yang meluncurkan bunyi mirip “telolet” itu. “Akan saya kaji larangannya,” terang Budi di kantornya, Jakarta.

Berdasarkan Budi, fenomena penggunaan klakson “telolet” dan juga menyebarnya viral “Om, telolet, Om” di media online memang menyenangkan buat rakyat. Namun penggunaan klakson “telolet” dan juga aksi “Om, telolet, Om” di nilai membahayakan buat rakyat. “Saya mengimbau operator bus jangan membuat itu menjadi pertunjukan baru yang mencelakakan rakyat,” kata Budi.

“Om telolet Om” menjadi viral dalam waktu beberapa hari terakhir. Tak hanya di Indonesia, viral dari “Om telolet Om” itu pun juga telah menjangkiti luar negeri.

“Om telolet Om” mengacu pada pengunaan dari klakson bus yang meluncurkan bunyi seperti “telolet”, tak seperti bunyi klakson baku. Dalam banyak video yang berserakan di Youtube, sejumlah remaja dan juga orang-orang tampak berdiri di pinggir jalan membawa alat media tulis berbunyi “Om telolet Om”. Tujuannya ternyata, supaya sopir bus memencet klakson yang meluncurkan bunyi “telolet”. Setelah ditelolet, para remaja ataupun orang-orang itu terlihat berjoget ataupun meluncurkan ekspresi gembira.

Fenomena “Om telolet Om” ini sebenarnya telah lama berlansung. Tetapi “Om telolet Om” semakin meledak gara-gara jadi viral hingga ke kancah internasional lewat media online. Beberapa parodi sampai meme-meme lucu turut meramaikan topik viral “Om telolet Om” itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *